Showing posts with label CRIMINAL. Show all posts
Showing posts with label CRIMINAL. Show all posts
Sunday, 7 December 2014
DERITA KUSWANTO DI CULIK DAN DIANIYAYA 13 POLISI
Cairan berwarna merah kekuningan keluar dari lubang yang muncul di leher depan tubuh Kuswanto, 29 tahun. Wawancara Tempo dengan pria dengan dua anak masih kecil itu pada Sabtu malam, 6 Desember 2014, terpaksa ditunda karena pembalut luka penutup lubang tak mampu menahan laju cairan. Ia menunggu bantuan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) yang belum juga datang. "Saya belum mau mati. Tolong saya," ujarnya menahan sakit.
Peristiwa penyiksaan itu berawal dari ajakan empat teman Kuswanto bertemu di Kafe Perdana, di Kota Kudus, Jawa Tengah, pada 21 November 2012, sekitar pukul 18.00 WIB. Setelah duduk beberapa saat, tiba-tiba 13 orang berpakaian preman menghampiri mereka. Kuswanto dihampiri dan dia mengenal 13 orang yangn berpakaian preman itu. "Mereka polisi, saya kenal karena saya berteman dengan mereka. Saya punya bisnis rental mobil, dan istri saya bekerja di satu kafe milik polisi itu," kata Kuswanto.
Mendadak 13 polisi berpakaian preman itu beringas dan memaksa Kuswanto keluar dari kafe. Ia dimasukkan ke mobil Xenia yang parkir di depan kafe. Bersama Kuswanto, 4 teman lainnya juga ikut dicokok.
Di dalam perjalanan mereka dituduh merampok toko penjual es krim Walls. Namun Kuswanto tidak mengakuinya. Ia menjelaskan dirinya ada di luar kota untuk urusan keluarga.
Beberapa polisi kemudian memukulinya. Saat mobil berada di jalan lingkar dekat PT Pura Barutama Kudus, kedua mata Kuswanto dilakban dan kedua tangannya diborgol. Kuswanto kemudian dibawa ke lapangan tempat uji surat izin mengemudi (SIM) yang lokasinya bersebelahan dengan Universitas Muria Kudus.
"Begitu sampai, saya disuruh turun dan dipukuli beramai-ramai. Saya jatuh lalu seorang polisi meminta saya mengaku atau dibakar. Saya tetap tidak mengaku dan bensin disiram ke tubuh saya. Saya tetap tidak mengaku, lalu korek api dinyalakan ke baju saya. Saya teriak kesakitan dan berguling-guling di tanah. Saya tidak mau mati," kata Kuswanto.
Setelah disiksa dengan dada dan leher melepuh, dia dibawa ke ke kantor Polres Kudus. Polisi yang membakar Kuswanto penasaran karena dirinya masih bertahan tidak mengakui perbuatannya. Polisi itu kemudian menyiram cairan ke lehernya hingga Kuswanto berteriak kesakitan.
Ia kemudian dibawa ke rumah sakit untuk berobat dan sebulan dia dibiarkan tanpa perawatan. Orang tuanya protes dan minta pertanggungjawaban. Setahun kemudian baru ditemukan pelaku sebenarnya yang merampok toko es krim Walls itu. "Saya tahu dari berita media," kata Kuswanto sambil menahan sakit.
Friday, 14 November 2014
NYABU BARENG MAHASISWI, DOSEN BESAR UNHAS DI TANGKAP
Guru besar Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof Dr Musakkir SH, MH ditangkap saat sedang pesta sabu di sebuah kamar hotel di Makassar. Musakkir ditangkap dalam sebuah kamar bersama seorang dosen, Ismail Alrip SH, MKN dan seorang mahasiswi.
Menurut Kapolrestabes Makassar Kombes Fery Abraham ketiganya ditangkap sekitar pukul 03.00 dini hari di kamar hotel nomor 312 Hotel Grand Malibu.
"Kita dapat informasi bahwa di tempat itu ada pesta sabu, lalu anggota melakukan penggerebekan di lokasi itu. Lalu diamankan 3 orang," ujar Fery Abraham kepada merdeka.com, Jumat (14/11).
Dalam penggerebekan itu, polisi menemukan dua paket sabu-sabu dan juga alat isap. Dari pengakuan ketiganya, bahwa ada temannya yang juga sedang pesta sabu di hotel itu.
Polisi lalu menggerebek kamar kedua. Di kamar kedua ini petugas mendapati Andi Syamsuddin alias Ancu (44) sedang bersama seorang mahasiswi, Ainum Nakiyah (18). Keduanya diduga baru saja mengonsumsi sabu-sabu.
"Di kamar ini polisi mendapatkan barang bukti sabu seberat 1 gram, 2 butir ekstasi dan alat isap sabu (bong)," ujar Fery.
Dari pemeriksaan, Ancu mengaku mendapatkan barang haram itu dari seseorang yang masih berada di dalam hotel Grand Malibu juga. Ancu mengaku mendapat narkoba dari Ito. Ito sendiri pagi itu menyewa kamar nomor 205.
Polisi pun langsung menyambangi kamar 205 dan langsung menangkap Ito alias Harianto. Di kamar ini polisi kembali mengamankan beberapa paket sabu.
"Jadi total 6 orang yang ditangkap, 4 laki-laki dan dua mahasiswi. Mereka masih menjalani pemeriksaan secara intensif," imbuh Fery.
Saturday, 1 November 2014
PASANGAN LESBIAN ASAL GOWA SULSEL GAGAL MENIKAH
MERDEKA.COM. Apa yang dilakukan oleh IT (19) dan VN (23) ini sungguh di luar nalar. Kedua gadis ini nyaris saja membina biduk rumah tangga. Keduanya adalah sepasang lesbian yang telah beberapa lama menjalin hubungan sejenis. Bahkan keduanya berencana berumah tangga.
Untuk memuluskan rencana, keduanya lalu menyusun sebuah rencana besar. Rencana itu lalu mulai dengan memberi kabar kepada keluarga VN bahwa akan ada pemuda yang melamarnya.
Saat itu IT yang berpenampilan cepak ala ABRI ini menyewa lima orang pria. Kelima Pria itu diminta untuk datang ke rumah kekasihnya, VN di Dusun Sailong, Desa Bontomanai, Pattalassang, Kabupaten Gowa.
Dari lima pria itu salah satunya berpura-pura bernama Wawan dan akan melamar VN sebagai istri, sedangkan 4 rekannya menjadi perwakilan keluarga. IT sendiri mengaku sebagai adik dari pria yang akan menikahi VN.
"Jadi yang melamar itu atas nama Wawan, orang bayaran," ujar Kapolsek Bontomarannu, AKP Abdul Rahman kepada merdeka.com, Jumat (31/10) malam.
Sampai hari itu, rencana berjalan lancar. Keluarga VN tidak masalah anak gadisnya dilamar. Keluarga VN meminta mahar uang Rp 40 juta dan seratus kilo beras.
Permintaan itu disanggupi oleh keluarga calon mempelai pria fiktif yang disewa oleh IT. Namun pada Kamis (30/10) kemarin, keluarga Wawan yang ditunggu-tunggu tidak nampak batang hidungnya. Jelang sore, IT alias R datang ke rumah VN dan memberi kabar jika Wawan meninggal dunia karena diguna-guna mantan pacarnya.
{content-split}
"Tapi pengakuan IT ini tidak begitu dipercayai oleh keluarga VN, lalu IT diperiksa, nah dari pemeriksaan itu terungkap kalau IT atau si R ini adalah kekasih VN. Jadi mereka itu lesbian," ujar Abdul.
Mengetahui kisah yang sebenarnya, keluarga VN lalu mengamuk dan nyaris menghakimi IT yang dianggap menipu dan melecehkan keluarga VN. Mendengar keributan, polisi pun segera datang dan mengamankan IT.
"Tidak kita tahan, tetapi kita amankan supaya tidak terjadi aksi yang tidak-tidak," ujar Abdul.
IT pun langsung diperiksa oleh petugas, dan mengakui jika dirinya sudah lama menjalin hubungan sejenis dengan VN. Sementara itu, pihak keluarga VN juga sudah membuat laporan terkait kasus ini.
"Kita nanti juga akan panggil keluarga IT alias R ini. Supaya masalah ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan atau bagaimana. Yang jelas kita amankan dari pada terjadi tindakan-tindakan anarkis," terangnya.
Polisi hingga kini juga masih dibuat bingung dengan rencana yang dibuat keduanya. Bagaimana jika Wawan palsu itu ternyata jadi menikah dengan VN.
"Tidak tahu juga maksudnya apa mereka-reka soal perkawinan itu. IT masih diperiksa petugas, nanti akan kita telusuri, tetapi lebih penting kita jaga dan upaya agar tidak terjadi aksi anarkis dalam kasus ini," imbuhnya.
KALO GAK KUAT MENTAL JANGAN NONTON VIDEO INI
Otosia.com -
Apa yang anda pikirkan saat masuk area parkir dari sebuah bangunan umum seperti mall, dan lain-lain? Menyiapkan uang parkir, dokumen kendaraan, dan yang lain-lain pastinya.
Tapi apa yang terjadi apabila saat masuk area parkir, yang dijumpai adalah peristiwa berdarah, sebuah 'proses' pembantaian kejam menggunakan sebuah gergaji mesin yang dilakukan kepada seorang pria, sampai si korban tidak bisa berjalan karena kehilangan kakinya dan organ tubuhnya terburai?
Kira-kira inilah yang terjadi pada video ini, dimana ada seorang pria bertopeng dengan membawa sebuah gergaji mesin yang meraung-raung menjelma menjadi seorang 'psikopat', membuat korbannya terseok-seok di sebuah area parkir di Amerika Serikat.
Penasaran? Jangan jantungan ya gan lihat videonya! Check this out!
Friday, 31 October 2014
WANITA INI DIBUNUH DAN DIPENGGAL ANAKNYA SENDIRI
TRIBUNNEWS.COM, NEW YORK - Kejadian mengerikan jelang Halloween terjadi di Negara Bagian New York, Amerika Serikat, kemarin. Seorang lelaki menendang-nendang sesuatu sepanjang jalan dan ternyata kepala sang ibu. Warga mengira itu hanya kejutan Halloween.
Seperti dilansir Mirror, Jumat (31/10/2014), kepala yang dimiliki Patricia Ward itu dipenggal anaknya bernama Derek. Lelaki itu baru sembuh dari kekacauan mental. Sesaat setelah menendang-nendang kepala ibunya di jalanan, dia melompat ke arah kereta yang tengah melaju kencang.
Menurut keterangan kepolisian Kota Nassau, Letnan John Azzata, Derek membawa pistol dan obat untuk penyakit yang dideritanya sebelum akhirnya memutuskan bunuh diri. Sudah lama dia terganggu secara psikis. Sementara Patricia merupakan mantan profesor dari Universitas New York.
Saksi mata mengatakan dia melihat Derek menendang kepala ibunya dan di sisi lain ada tubuh wanita itu hanya mengenakan pakaian dalam.
"Saya berpikir ini dalam rangka menyambut Halloween," ujar warga. (*/Cesariana Sitanggang)
Tuesday, 28 October 2014
DIBUNUH LALU MAYAT DI JADIKAN BONEKA
DREAMERSRADIO.COM - Sebuah kisah tragis dialami oleh seorang ibu asal Rusia bernama Natalia Chardymova yang harus menerima kenyataan bahwa sang anak telah dibunuh dan menemukan bahwa jasadnya hilang setelah dikubur, yang ternyata dicuri oleh sang pembunuh.
Dilansir Daily Mail, Anatoly Mosvkin, seorang pria 47 tahun asal Rusia merupakan seorang sejarawan yang ternyata memiliki hobi mengerikan, yaitu mengangkat jasad-jasad gadis muda yang telah dikubur untuk dikumpulkan di kamarnya dan dijadikan sebuah boneka.
Anatoly memakaikan baju, stocking, boots, dan lainnya ke jasad gadis-gadis tersebut dan membuatnya seperti boneka, bahkan ia juga memakaikan lipstick dan makeup lainnya. Jiwanya dianggap terlalu ‘sakit’, hakim pun memutuskan untuk menahannya di sebuah rumah sakit jiwa.
Puteri kecil Natalia, yaitu Olga pun menjadi salah satu dari korban Anatoly. Olga meninggal karena dibunuh saat usianya masih 10 tahun saat ia tengah berjalan menuju apartemen sang nenek. Pergi dengan tas hijau dan payung biru favoritnya, siapa yang menyangka sang ibu tak akan pernah melihatnya lagi.
“Kami menguburnya di Oktober 2002. Aku tak pernah membayangkan bahwa hampir 10 tahun kemudian, pada Oktober 2012 aku membuka kuburnya bersama polisi dan melihat bahwa jasadnya telah hilang. Petinya kosong,” tutur Natalia. Anatoly Mosvkin pun kini akhirnya telah ditangkap dan dimasukkan ke rumah sakit jiwa.
Tuesday, 21 October 2014
CALON POLWAN INI DI HAMILI ATASANNYA SENDIRI
MERDEKA.COM. Polres Badung di Bali terus mendalami kasus hamilnya calon polwan asal Bali berinisial GS yang kini masih menempuh pendidikan di Sekolah Polisi Negara (SPN) Mojokerto, Jatim. Sejauh ini, Aiptu GM yang bertugas di Polres Badung mengakui sudah meniduri GS sebelum mengikuti pendidikan di Mojokerto.
Hasil pemeriksaan sementara perwira yang bertugas di Polres Badung, Bali ini belum menyebutkan berapa kali dirinya menyetubuhi Calon Polwan ini hingga hamil. "Sejauh ini hasil pemeriksaan dari Propam, dia (GM) mengakui pernah menyetubuhi. Dan itu tidak ada unsur paksaan atau ancaman," Kata Kapolres Badung, AKBP Komang Suartana, Senin (20/10).
Keterangan dari Aiptu GM nantinya akan dikonfrontir dengan keterangan GS. "Benar tidak hanya sekali atau berkali-kali. Juga soal ancaman, itu akan kita lihat nanti saat kita temukan keduanya," kata Kapolres Badung, via telepon.
Hasil pemeriksaan terhadap GM, dia tidak mengakui bahwa kehamilan GS akibat ulahnya. GM menuding ada orang lain selain dirinya. "Dia (GM) membantah menghamili," imbuh Suartana, dan meyakinkan bahwa apa yang dituduhkan GS bila terbukti benar adanya maka secara kode etik GM akan dicabut dari jabatannya sebagai anggota Polri.
Sementara itu, terkait hal ini istri GM dikabarkan kabur pulang ke kampung halamannya. Sementara itu, orangtua GS yang sempat shock hingga dirawat inap di Rumah Sakit, menuntut agar GM dipecat. Karena selain sudah memberikan uang puluhan juta juga sudah merenggut masa depan anaknya yang bakal terancam di coret dari calon Polwan.
Saturday, 30 August 2014
ICEMAN PEMBUNUH BERDARAH DINGIN
Jika ada pembunuh bayaran dalam kehidupan nyata maka salah satu nama yang paling dikenal dalam dunia kriminal ini adalah Richard Kuklinski , dikenal sebagai pembunuh bayaran paling keji. Ia telah melakukan pembunuhan pertamanya pada usia 14 tahun, dan kemudian menjadi pembunuh bayaran bagi pihak kejahatan terorganisir dengan menggunakan senjata mematikan seperti sianida bahkan gergaji untuk melakukan pembunuhan-pembunuhan brutal. Kuklinski diberi gelar dengan julukan Iceman karena ia kadang-kadang membekukan mayat-mayat demi menyamarkan waktu kematian korbanya.
Berasal dari New Jersey Kuklinski memiliki dua orang anak dari istri yang dinikahinya keluarganya awalnya tidak menyadari kehidupan gelap dari suaminya, saat polisi mulai menyelidiki kematian dua korbannya mereka pun mulai sadar. Kuklinski banyak dipakai oleh keluarga Mafia seperti DeCavalcante dan Lima gengster paling ditakuti di New York saat itu. Saat ditangkap dan di interogasi Kuklinski mengaku telah membunuh lebih dari 250 orang menurut ingatannya tapi menurut kepolisian bisa jadi korbannya lebih dari itu mengingat Kuklinski sering berbohong.
Subscribe to:
Posts (Atom)








